Loading...

Seminar “Psychological First Aid” Dorong Mahasiswa Lebih Peduli Kesehatan Mental

Diterbitkan pada
9 Oktober 2025 13:13 WIB

Baca

Mulai

Sukoharjo, 9 Oktober 2025 — UPT Pusat Pengembangan Karir UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Seminar Psychological First Aid pada Kamis, 9 Oktober 2025 bertempat di Aula Gedung Rektorat Lantai 3. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas dengan antusiasme tinggi terhadap isu kesehatan mental di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Kepala UPT Karir Ibu Layyin Mahfiana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan panduan pertolongan pertama psikologis (PFA) di kalangan mahasiswa agar mampu saling mendukung satu sama lain.

“Seminar ini bertujuan untuk memberikan panduan pertolongan pertama psikologis di kalangan para mahasiswa,” ujarnya.

Sebagai narasumber, Ibu Lina Dwi Puryanti, M.Pd. membawakan materi Psychological First Aid dengan menekankan model praktis PFA 3L, yaitu Look, Listen, dan Link. Pertama, look berarti mengamati dan memperhatikan kondisi seseorang. Kedua, listen menekankan pentingnya menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi. Ketiga, link berarti menghubungkan individu yang membutuhkan dengan tenaga profesional.

Beliau juga menekankan pentingnya keterampilan empati, mendengarkan aktif, melakukan parafrase dan ringkasan, serta memberikan positive reinforcement. Dalam sesi tersebut, peserta juga diajak menonton video berjudul Life Vest yang menginspirasi untuk terus menebar kebaikan tanpa mengharap balasan.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat. Beberapa pertanyaan menyoroti isu serius seperti meningkatnya angka stres dan keinginan bunuh diri di kalangan mahasiswa. Lina Dwi Puryanti menekankan pentingnya peran kampus sebagai ruang preventif dan perlunya membangun ketangguhan diri.

"Tidak ada ruang untuk menyerah. Seribu kali gagal, seribu satu kali bangkit,” pesannya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap individu perlu mengenali batas energinya sendiri agar tetap mampu menjadi pendengar yang bijak bagi orang lain.

Seminar ditutup dengan sesi afirmasi positif antar peserta yang menumbuhkan semangat saling mendukung. Pesan utama dari kegiatan ini adalah bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, serta pentingnya memahami bahwa kebaikan yang diberikan akan selalu kembali, meskipun dengan cara yang berbeda.

Melalui kegiatan ini, UPT Pengembangan Karir berharap mahasiswa dapat lebih sadar pentingnya kesehatan mental, mampu memberikan dukungan psikologis dasar bagi teman sebayanya, dan menumbuhkan budaya empati di lingkungan kampus.